Mahasiswa KKN Kolaborasi Universitas Jember dan Universitas dr. Soebandi Bersama Kader Posyandu ILP Praktikkan Inovasi Mie Jagung Tinggi Protein
Ketowan, 3 Agustus 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi Universitas Jember dan Universitas dr. Soebandi Tahun 2026 melaksanakan praktik pembuatan mie jagung tinggi protein bersama kader Posyandu ILP Desa Ketowan sebagai tindak lanjut dari Focus Group Discussion (FGD) mengenai pengembangan inovasi pangan lokal. Kegiatan praktik dilaksanakan pada Senin, 3 Agustus 2026, bertempat di Rumah Ibu Wawa, Desa Ketowan, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Situbondo.
Kegiatan praktik merupakan tindak lanjut dari FGD yang sebelumnya dilaksanakan pada 31 Juli 2026 bersama kader Posyandu ILP Desa Ketowan. Dalam FGD tersebut, mahasiswa KKN dan kader Posyandu membahas pengembangan mie jagung tinggi protein dengan memanfaatkan jagung sebagai salah satu potensi pangan lokal Desa Ketowan.

Gagasan mie jagung dikembangkan sebagai salah satu alternatif pangan yang dapat mendukung pemanfaatan bahan pangan lokal sekaligus memperhatikan kebutuhan gizi masyarakat. Dalam perencanaannya, mahasiswa KKN mengembangkan mie berbahan dasar jagung dengan penambahan sumber protein hewani berupa ikan cakalang serta bahan tambahan lainnya.
Sebelum memasuki tahap praktik, inovasi tersebut terlebih dahulu memperoleh berbagai masukan dari kader Posyandu ILP. Salah satu perhatian yang disampaikan berkaitan dengan daya terima produk bagi anak-anak, khususnya dari segi tampilan dan warna. Kader kemudian mengusulkan penggunaan wortel untuk meningkatkan daya tarik mie bagi anak-anak.
Berbagai masukan yang diperoleh dalam FGD menjadi bahan pertimbangan dalam pelaksanaan praktik. Dengan demikian, praktik pembuatan mie jagung tidak hanya menjadi tahap penerapan gagasan mahasiswa KKN, tetapi juga merupakan bagian dari proses pengembangan inovasi yang melibatkan masyarakat sejak tahap perencanaan.
Melalui praktik tersebut, mahasiswa KKN bersama kader Posyandu ILP Desa Ketowan terlibat secara langsung dalam mengembangkan inovasi pangan berbasis potensi lokal. Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran bersama untuk mengenalkan pengolahan jagung menjadi produk pangan yang lebih variatif dengan tetap mempertimbangkan aspek gizi dan daya terima masyarakat.

Pelaksanaan praktik juga menjadi bentuk kolaborasi antara mahasiswa KKN dan kader Posyandu ILP dalam mengembangkan inovasi yang lebih dekat dengan kondisi serta kebutuhan masyarakat Desa Ketowan. Keterlibatan kader Posyandu memberikan perspektif masyarakat dalam proses pengembangan produk, khususnya yang berkaitan dengan kebutuhan pangan dan gizi anak.
Kegiatan praktik mie jagung tinggi protein menjadi bagian dari rangkaian upaya mahasiswa KKN Kolaborasi Universitas Jember dan Universitas dr. Soebandi dalam mengembangkan inovasi pangan berbasis potensi lokal secara partisipatif. Proses tersebut menunjukkan bahwa pengembangan program KKN dilakukan melalui tahapan diskusi, penerimaan masukan, penyempurnaan, hingga penerapan secara langsung bersama masyarakat.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN dan kader Posyandu ILP Desa Ketowan diharapkan dapat terus mengembangkan pemanfaatan potensi pangan lokal menjadi produk yang inovatif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mendorong pemanfaatan pangan lokal sekaligus memperkuat edukasi mengenai pangan dan gizi di lingkungan Desa Ketowan.
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin