Mahasiswa KKN Kolaborasi UNEJ dan Universitas dr. Soebandi Bersama Gapoktan dan Kelompok Tani Desa Ketowan Praktikkan Pembuatan Mikroorganisme Lokal

14 Agustus 2026
KKN Jember
Dibaca 5 Kali

Ketowan, 7 Agustus 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi Universitas Jember dan Universitas dr. Soebandi Tahun 2026 melaksanakan praktik pembuatan Mikroorganisme Lokal (MOL) bersama Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dan kelompok tani Desa Ketowan. Kegiatan ini menjadi tindak lanjut dari rangkaian diskusi dan evaluasi program pertanian yang sebelumnya dilakukan bersama masyarakat Desa Ketowan.

Praktik pembuatan MOL merupakan tindak lanjut atas berbagai masukan yang diperoleh melalui Focus Group Discussion (FGD) bersama Gapoktan dan kelompok tani pada 30 Juli 2026. Dalam FGD tersebut, mahasiswa KKN memaparkan rencana pengembangan Pupuk Organik Padat (POP) sekaligus menggali kondisi, kebutuhan, potensi, dan berbagai kendala yang dihadapi petani dalam pemanfaatan pupuk organik.

Dalam diskusi, petani menyampaikan sejumlah tantangan dalam penerapan pupuk organik, mulai dari kekhawatiran terhadap pertumbuhan gulma, kebutuhan tenaga yang lebih besar, hingga kendala pengangkutan pupuk menuju lahan. Petani juga memberikan masukan agar inovasi yang dikembangkan dapat memberikan manfaat nyata serta lebih mudah diaplikasikan sesuai dengan kondisi pertanian Desa Ketowan.

Berbagai masukan tersebut kemudian menjadi bahan pertimbangan mahasiswa KKN dalam melakukan evaluasi dan penyesuaian program. Praktik MOL dilaksanakan sebagai salah satu bentuk tindak lanjut untuk menghadirkan kegiatan yang lebih aplikatif sekaligus memperkenalkan alternatif pengelolaan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat, khususnya petani Desa Ketowan.

Melalui praktik tersebut, mahasiswa KKN bersama Gapoktan dan kelompok tani Desa Ketowan terlibat secara langsung dalam penerapan inovasi pertanian berbasis potensi lokal. Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran bersama antara mahasiswa dan masyarakat dalam mengenal serta mengembangkan alternatif pengelolaan yang relevan dengan kondisi pertanian di Desa Ketowan.

Pelaksanaan praktik MOL juga mencerminkan kolaborasi dan pemberdayaan masyarakat dalam pelaksanaan program KKN. Keterlibatan Gapoktan dan kelompok tani memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengenal inovasi secara langsung sekaligus mempertimbangkan peluang penerapannya dalam kegiatan pertanian sehari-hari.

Rangkaian kegiatan ini menunjukkan bahwa pelaksanaan KKN tidak berhenti pada penyampaian gagasan, tetapi berkembang melalui proses diskusi, penerimaan masukan, evaluasi, dan penyesuaian bersama masyarakat. Dengan demikian, praktik MOL menjadi salah satu bentuk penerapan program KKN yang partisipatif dan adaptif terhadap kondisi serta kebutuhan masyarakat Desa Ketowan.

Melalui praktik pembuatan MOL, mahasiswa KKN Kolaborasi Universitas Jember dan Universitas dr. Soebandi bersama Gapoktan dan kelompok tani Desa Ketowan diharapkan dapat terus mengembangkan inovasi pertanian berbasis potensi lokal. Kolaborasi tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam mendorong inovasi yang lebih mudah diterapkan, bermanfaat, dan memiliki peluang untuk dikembangkan secara berkelanjutan oleh masyarakat Desa Ketowan.